Mahasiswa Keperawatan Universitas Awal Bros Batam Gelar Program Sahabat Lansia untuk Deteksi Dini Kesehatan Fisik dan Mental

Mahasiswa Keperawatan Universitas Awal Bros Batam Gelar Program Sahabat Lansia untuk Deteksi Dini Kesehatan Fisik dan Mental

Sabtu, 13 Desember 2025-Panti Jompo Graha Werdha Puri Kebajikan.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Awal Bros Batam melaksanakan kegiatan Program Sahabat Lansia sebagai bagian dari praktik Keperawatan Gerontik. Kegiatan ini berfokus pada pemeriksaan kesehatan berkala serta pengkajian risiko depresi pada lansia menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS).

Program Sahabat Lansia dirancang sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik lapangan yang menekankan pendekatan holistik dalam asuhan keperawatan lansia. Tidak hanya menilai kondisi fisik seperti tekanan darah dan berat badan, mahasiswa juga melakukan skrining kesehatan mental untuk mendeteksi dini risiko depresi yang sering kali tidak tampak secara kasat mata pada lansia.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa kesehatan lansia tidak dapat dipisahkan antara aspek fisik dan psikologis. Banyak lansia yang mengalami kesepian, penurunan fungsi kognitif, serta hambatan komunikasi, sehingga membutuhkan pendekatan yang sabar, empatik, dan penuh perhatian. Oleh karena itu, mahasiswa menerapkan komunikasi terapeutik, menggunakan bahasa yang sederhana, berbicara perlahan, serta membangun hubungan saling percaya sebelum melakukan pengkajian.

Selain pemeriksaan dan skrining, kegiatan ini juga diisi dengan intervensi sederhana seperti bernyanyi bersama dan edukasi kesehatan, yang bertujuan untuk meningkatkan suasana hati, mempererat interaksi sosial, serta memberikan dukungan emosional kepada lansia. Aktivitas tersebut disambut dengan antusias dan memberikan pengalaman bermakna baik bagi lansia maupun mahasiswa.

Dosen pembimbing kegiatan, Ns. Rachmawaty M. Noer, M.Kep., M.Kes., menekankan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan empati, kepekaan klinis, serta pemahaman nyata mengenai peran perawat gerontik sebagai edukator, komunikator, dan advokat bagi lansia.

Melalui Program Sahabat Lansia, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori keperawatan gerontik dengan praktik nyata di lapangan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi lansia melalui pemantauan kesehatan rutin dan perhatian terhadap kesejahteraan psikologis mereka.

Program ini menjadi wujud nyata komitmen Universitas Awal Bros Batam dalam mencetak calon perawat profesional yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan empati tinggi terhadap kelompok rentan, khususnya lansia.